Profil Hastomo Arbi Pemain Bulu Tangkis

Profil Hastomo Arbi

Hastomo Arbi, Sang Juara Piala Thomas

 

Biodata Hastomo Arbi

Nama                   : Hastomo Arbi

Tanggal lahir       : Kudus, 5 Agustus 1958

Kebangsaan       : Indonesia

Tinggi Badan      : 162

Ayah                   : Arbi

Ibu                      : Hastuti

Perjalanan karir Hastomo Arbi

Hastomo Arbi merupakan pemain bulu tangkis yang sangat terkenal di era 1980-an. Dimana ia adalah kakak tertua dari Haryanto Arbi yang termasuk juga pemain bulu tangkis Indonesia. Hastomo Arbi mulai tertarik dengan bulu tangkis sejak ia masih kecil.

Ia mengenal olahraga bulu tangkis berkat orang tuanya, yang gemar menonton acara bulu tangkis di televisi. Kegemaran orang tuanya terhadap bulu tangkis, juga menurun pada Hastomo Arbi. Sehingga dari situlah muncul ketertarikan dari  Hastomo Arbi terhadap olahraga bulu tangkis. Sehingga ia sangat gemar bermain bulu tangkis, bahkan ketika usianya masih 7 tahun ia telah handal dalam bermain bulu tangkis.

Untuk meningkatkan teknik bermain bulu tangkis, kakak kandung juara dunia dan juara All England Haryanto Arbi ini, mulai bergabung di PB Djarum pada tahun 1970. Dalam klub bulu tangkis terbesar di Indonesia tersebut, ia diasuh langsung oleh pelatih legendaris PB Djarum Kudus yaitu Agus Susanto serta Anwari.

Dengan ketekunan dan keuletan dalam mempelajari teknik bulu tangkis ini, pada tahun 1979 ia terpilih menjadi salah satu atlet yang berhasil masuk dalam pelatnas di Jakarta.

Tahun 1983, ia berhasil meraih keberhasilan dengan memenangkan beberapa kejuaraan dalam tingkat nasional. Seperti menjadi Juara dalam PON. Bahkan di tahun yang sama ia juga sempat berada di posisi teratas pada Indonesia Open 1983, meskipun ia hanya berada pada posisi Runner Up.

Keberhasilan di tahun 1983, diikuti dengan keberhasilannya dalam menjurai dalam Piala Alba. Hingga akhirnya ia terpilih menjadi kandidat untuk bermain dalam Piala Thomas. Tahun 1984 merupakan tahun kebanggaan bagi dirinya, karena ia berhasil merebut kembali Piala Thomas  dalam mengalahkan lawannya yaitu Han Jian yang dilaksanakan di Kuala Lumpur Malaysia.

Dengan kesuksesan tersebut, Hastomo Arbi dianggap sebagai aktor penting dalam Piala Thomas 1984. Dimana saat itu, Hastomo Arbi mampu membungkam lawannya dengan menyandang juara bertahan judi bola, dengan skor 3-2 mengalahkan Tiongkok.

Hastomo Arbi yang kala itu berusia 26 tahun, mengalahkan andalan Tiongkok Han Jian dengan skor 14-17, 15-16, dan 15-8. Dengan kemenangannya ini, maka skor tim Indonesia menjadi 1-1 setelah kekalahan Liem Swie Long yang kalah dengan Luan Jin dalam partai pertama.

Di tahun yang sama yaitu 1984,  Hastomo Arbi tetap pada posisi yang sama dalam ajang Indonesia Open, dimana dirinya hanya berada dalam Runner Up. Namun usahanya tentunya tak hanya sampai disini saja, karena ia tetap dapat menjuarai beberapa kejuaraan yang diadakan pada tahun-tahun berikutnya.

Prestasi yang diraih oleh Hastomo Arbi dengan ketekunan dan keuletannya, tentunya ia pantas jika disebut sebagai putra bangsa yang dapat mengharumkan Indonesia. Sebab ia pernah menjadi salah satu juara dalam acara bergengsi yaitu sebagai juara dalam Piala Thomas.

Prestasi yang diraih Hastomo Arbi

Tahun 1979, menjadi juara Sea game

Tahun 1983, menjadi juara PON

Tahun 1983, menjadi Runner Up Indonesia Open

Tahun 1983 menjadi juara Piala Alba

Tahun 1984 menjadi jura 1 tim Indonesia Thomas Cup

Tahun 1984 menjadi Runner Up Indonesia Open

Dalam piala Thomas tahun 1984, berhasil menyumbangkan 1 poin untuk tim Indonesia dalam mengalahkan pemain unggulan tim China Han Jian dalam pertandingan final. Dimana Indonesia mendapat kemenangan 3-4 dari 4 kali pertemuan dengan Han Jian.