Pemain Sepakbola Lincah Indonesia Andik Vermansyah

Andik Vermansyah

Meski Hidup Sederhana, Andik Vermansyah Tetap Jadi Atlet Kebanggaan Indonesia

Andik Vermansyah merupakan pemain sepak bola di timnas Indonesia yang berposisi sebagai pemain sayap. Nama Andik Vermansyah mulai menggema setelah beberapa kali pertandingan antar timnas karena memiliki bakat besar dan kecepatan dalam melakukan permainan beregu.

Tak hanya orang Indonesia yang mengakui kehebatannya, nanum juga pemain sepakbola internasonal seperti David Beckam memuji ketangkasan bermain Andik. Bahkan pria kelahiran Jember, 23 November 1991 ini pernah bertukar jersey dengan David Beckam saat laa persahabatan yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Dia mengawali karirnya di Persebaya Surabaya pada tahun 2005 hingga 2008, kemudian ikut dalam PON Jatim dan POM ASEAN pada tahun yang sama, yakni 2008. Itu baru karir juniornya, sedangkan karir seniornya dimulai pada tahun 2008-2013 sebagai pemain di tim Persebaya Surabaya. Hingga sampailah pada tim nasional Indonesia, di tim U-21 dan U-23.

Di usianya yang masih 17 tahun, Andik sudah menjadi pemain inti tim senior Persebaya, dan dia dinobatkan menjadi pemain termuda pada tim tersebut. Sementara pada tahun 2013, Andik menandatangani kontrak dengan tim Malaysia, yakni Selangor FA, bergabung dengan tim tersebut selama 2 tahun.

Dikabarkan gaji Andik Vermansyah saat berada di tim Selangor mencapai $150.000 per tahun. Hal in membuat Andik menjadi salah satu atlet Indonesia yang memiliki gaji termahal.

Berawal dari keluarga sederhana, dengan uang seadanya, membuat Andik tidak bisa diam saja dalam mewujudkan cita-cita sebagai pemain sepak bola nasional. Saat kecil dia berjualan es untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan, bahkan untuk membeli sepasang sepatu bola saja Andik membutuhkan perjuangan.

Ia dulu tidak diizinkan mengejar karir sepak bola karena biayanya yang kurang, namun hobinya bermain sepak bola tidak mematakan semangatnya. Andik selalu mengikui turnamen antar desa di masa kecil. Sampai pada akhirnya pelatih SSB Suryanaga menemukan bakat Andik, kemudian dia di sekolahkan di sekolah sepak bola Jember secara gratis.

Benar-benar mulai dari nol hingga menjadi seseorang yang terkenal, yang mengharumkan nama Bangsa Indonesia, yang kerap sekali mencetak gol untuk timnas Indonesia pada turnamen-turnamen internasional.

Beberapa prestasi Andik Vermasyah yang patut anda ketahui adalah sebagai berikut.

  1. Porprov Jawa Timur 1 pada tahun 2007 (medali emas).
  2. Juara Liga Remaja Regonal Jawa Timur pada tahun 2007.
  3. POM ASEAN pada tahun 2008 (medali perunggu).
  4. PON XVII Kalimantan Timur pada tahun 2008 (medali emas).
  5. SEA GAMES 2011 (medali perak).
  6. Trofi Hassana Bolkiah tahun 2012 (Runner-up).

Dengan prestasi-prestasi di atas, Andik menjadi pemain andalan Indonesia. Selain sifat ketidak putus asaan yang melekat dalam dirinya, Andik juga memiliki ketangkasan dalam bermain sepak bola beregu.

Andik sempat menjalani masa trial di DC United, dari masa triial tersebut Andik menadapat pujian dari general manajer serta pelatihnya. Bahan Andik sempat diincar klub Portugal Benfica setelah ia bermain dalam laga persahabatan dengan LA Galaxy. Tak hanya itu, atlet muda ini juga dilirik oleh klub Inter Milan.

Selain menjadi incaran oleh klub-klub elit, pemain mungil dan lincah ini juga selalu menjadi andalah para bettor judi bola dalam setiap laga yang ia mainkan. Tak jarang klub yang dibelanya seringkali diunggulkan dalam bursa taruhan bola.

Wah, ternyata Indonesia memiliki atlet yang sangat berpotensi membangkitkan sepak bola Indonesia ya. Keterbatasan biaya tidak mematahkan semangatnya, dan tidak menjadi penghalang dalam meraih cita-cita.

Andik Vermansyah patut dijadikan panutan anak muda zaman sekarang, dengan pantang menyerah, terus berusaha, dan tetap berlatih, menjadi kunci utama kesuksesan. Kegigihannya dalam bermain sepak bola mengantar Andik ke kancah internasional dan mengharumkan nama Bangsa Indonesia.